Kita semua menyadari dan setuju bahwa perkembangan teknologi terbaru dan strategi bisnis saling berpengaruh. Keduanya telah mengubah pola strategi bisnis di dunia. Seperti biasanya, ada mereka yang sigap beradaptasi dalam menghadapi perubahan. Ada pula mereka yang anti-pati terhadap perubahan, masih bergantung pada cara lama dan akhirnya sirna dimakan zaman. Contohnya, zaman revolusi industri pertama, banyak profesi seperti penebang kayu, kereta kuda, dan lain-lain yang tergeser bisnisnya karena ditemukannya mesin uap. Nah, di artikel ini kita akan membahas 8 perkembangan teknologi terbaru yang mempengaruhi strategi bisnis pebisnis di seluruh dunia. Tentunya dengan harapan bahwa artikel ini akan membantu kamu mampu beradaptasi serta memanfaatkan teknologi terbaru ini sebagai strategi bisnismu. 1. Artificial Intelligence 2. Jaringan data 5G3. Autonomo Driver Atau Teknologi Mengemudi Otonom4. Perawatan Personal Medicine 5. Voice Search 6. Reality XR7. Teknologi Blockchain8. Live Chat dan Video Langkah Menghadapi Perkembangan Teknologi Terbaru 1. Artificial Intelligence Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence AI adalah salah satu evolusi teknologi paling transformatif di zaman kita. Pebisnis startup dapat menggunakan AI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan untuk merampingkan operasi bisnis mereka. Pada tahun 2020, pemanfaatan AI semakin meningkat. Orang-orang mulai merancang dan menggunakan sistem berbasis AI sesuai dengan visi misi masing-masing perusahaan. Saat ini, platform-platform yang memanfaatkan AI antara lain Amazon, Google, dan Microsoft, masih banyak lagi yang lainnya. Ketiganya memiliki pengguna yang sangat besar. Seiring berkembangnya AI, banyak profesi atau pun jasa yang akan dicap kadaluarsa. Teknologi AI memungkinkan pekerjaan-pekerjaan yang bersifat rutin dan rumit dapat diselesaikan secara efisien tanpa menggunakan tenaga kerja manusia. Pekerjaan-pekerjaan yang dimaksud termasuk data entry, perhitungan pajak, supir transportasi umum, dan akan semakin banyak profesi lain yang akan tergeser seiring berkembangnya teknologi terbaru. 2. Jaringan data 5G Konektivitas internet seluler generasi ke-5 akan memberi kita kecepatan unduh dan unggah super cepat serta koneksi yang lebih stabil. Jaringan data seluler 5G tersedia untuk pertama kalinya pada tahun 2019. Harganya masih mahal dan bisa berfungsi hanya di daerah tertentu saja. Di tahun 2020, pemanfaatan jaringan data 5G diperkirakan akan meluas. Didukung dengan paket data yang lebih terjangkau, memungkinkan semua orang bisa mengaksesnya. Jaringan data super cepat ini tidak hanya akan memberi pengguna kenyamanan melakukan streaming film dan musik, tapi dengan kualitasnya yang tinggi, pengguna akan lebih mudah melakukan transaksi melalui jaringan seluler. Maka dari itu, tak heran jika produksi CD/DVD pada industri musik atau film akan sirna karena teknologi terbaru ini memungkinkan transaksi dilakukan secara mudah. Ketika jaringan menjadi lebih cepat bekerja, itu berarti juga meningkatkan efektifitas orang-orang dalam menjalankan bisnis. Peningkatan bandwidth akan memungkinkan mesin, robot, dan kendaraan otonom untuk mengumpulkan dan mentransfer lebih banyak data dari sebelumnya, yang mengarah pada kemajuan di bidang Internet of Things IoT dan mesin pintar. 3. Autonomo Driver Atau Teknologi Mengemudi Otonom Teknologi ini memiliki hubungan erat dengan kemunculan jaringan data 5G dan AI. Mesin otomotif yang cerdas meningkatkan kemungkinan munculnya mobil otonom driver yang mana mobil dapat berjalan sendiri sampai ke tujuan dengan input data dari penggunanya. Jaringan data 5G akan menjamin input data berjalan lancar, sehingga mobil dapat berjalan ke tujuan dengan AI. Strategi bisnis di bidang otomotif ini tentu saja meningkatkan minat di bidang otomotif di pasaran. Sudah banyak orang menantikan teknologi ini menjadi bagian dari kehidupan mereka, sehingga orang-orang bisa menikmati kehidupan yang lebih mudah. Tak perlu lagi hire supir pribadi atau menyewa bus dengan tour guide karena kecerdasan buatan pada mobil otonom siap mengantarkan kamu ke tujuan mana pun secara aman. Meskipun belum dirilis secara umum, dengan jelas kendaraan dengan teknologi otonom telah mengubah strategi bisnis otomotif sejak isunya muncul. Kepala Tesla Elon Musk mengatakan dia mengharapkan perusahaannya dapat menciptakan kendaraan otonom yang benar-benar “lengkap” pada tahun 2020, sehingga tercipta sejumlah kendaraan yang mampu beroperasi dengan tingkat kecerdasan yang tinggi, seperti terdapatnya teknologi pengereman otomatis dan pengubah jalur. Tentu saja tidak hanya mobil pribadi, kedepannya teknologi yang sama akan diterapkan pada truk, dan kendaraan logistik lainnya. Dengan begitu tak ada lagi manusia yang harus menderita perjalanan berjam-jam sebagai seorang supir truk yang tugasnya hanyalah mengantar logistik. Dengan semakin matangnya teknologi mengemudi otonom, ini berarti juga memicu perubahan undang-undang ekonomi bidang transportasi, perubahan infrastruktur, dan sikap sosial masyarakat terhadap kemunculan teknologi tersebut. 4. Perawatan Personal Medicine Kemampuan teknologi terbaru dalam mengambil data dari perangkat yang dapat dipakai seperti smartwatches akan mempermudah orang mengenali masalah kesehatannya bahkan sebelum mereka mengalami gejala apa pun. Dengan informasi yang disampaikan oleh teknologi perawatan personal ini orang-orang tidak perlu antri untuk mendapatkan pemeriksaan. Mereka bisa datang ke apotik membawa keterangan dari teknologi software apotek terbaik tersebut dan segera mendapatkan obat yang dibutuhkannya. Bahkan jika identifikasi penyakit yang disebutkan termasuk penyakit berat, orang-orang bisa langsung memanfaatkan informasinya untuk mendapatkan resep yang lebih tepat dan cepat dari dokter. Meskipun bukan ide baru, teknologi ini diprediksi akan menggeser sistem di berbagai rumah sakit. Dengan demikian, jelas akan mengubah strategi bisnis di setiap rumah sakit di masa depan. 5. Voice Search Teknologi Voice Search pasti sudah tidak asing lagi di telingamu. Teknologi ini menghubungkan semua orang dengan layanan internet dan mempermudah semua orang untuk mendapatkan informasi yang diinginkannya dengan cepat tanpa harus mengetikkan keyword di mesin pencari. Voice search bahkan bisa membantu kita menjadwalkan janji temu, meminta mesin untuk membaca pesan teks dan email, dan lain sebagainya. Tren ini didorong oleh asisten Artificial intelligence yang semakin cakap. Proliferasi Siri dan Google Assistant yang sudah ada di setiap ponsel pintar. Teknologi ini mengubah cara orang mencari dan menavigasi Web. Lihatlah hasil pencarian Google. Kamu dapat segera melihat bagaimana Google telah merestrukturisasi hasil pencarian untuk melayani asisten AI. 6. Reality XR Extended Reality XR adalah istilah umum yang mencakup beberapa teknologi baru dan berkembang yang digunakan untuk menciptakan pengalaman digital yang lebih mendalam. Lebih khusus, teknologi ini merujuk pada realitas virtual, augmented, dan campuran. Teknologi pendahulunya antara lain Virtual reality VR memberikan pengalaman immersive sepenuhnya digital di mana kamu memasuki dunia yang dihasilkan komputer menggunakan headset yang memadukan dunia nyata. Augmented reality AR overlay objek digital ke dunia nyata melalui layar atau tampilan smartphone.. Mixed reality MR adalah perpanjangan dari AR, yang berarti pengguna dapat berinteraksi dengan objek digital yang ditempatkan di dunia nyata. Teknologi-teknologi ini telah ada selama beberapa tahun, namun terbatas pada dunia hiburan. Mulai tahun 2020, diperkirakan semua itu akan berubah, karena strategi bisnis baru telah menawarkan teknologi baru berupa Extended Reality XR, sebuah teknologi virtual dan augmented reality akan memudahkan penggunanya melakukan pelatihan dan simulasi, serta mempermudah pebisnis untuk berinteraksi dengan pelanggan. 7. Teknologi Blockchain Blockchain adalah tren teknologi buku besar digital yang digunakan untuk mencatat transaksi tetapi dijamin karena sifatnya yang terenkripsi dan terdesentralisasi. Selama 2019 beberapa kritikus teknologi mulai berpendapat bahwa teknologi itu terlalu berlebihan dan mungkin tidak berguna seperti yang dipikirkan sebelumnya. Baca juga Pintu Aplikasi Crypto Terbaik dan Termudah di Indonesia Namun, investasi berkelanjutan yang dikeluarkan oleh FedEx, IBM, Walmart dan Mastercard selama 2019 membuat teknologi Blockchain kemungkinan akan segera bisa diterapkan untuk umum. Direncanakan, tahun 2020 dipilih untuk meluncurkan crypto berbasis blockchain ini. Jika benar adanya, maka pengusaha fin-tech dan retail harus segera menyiapkan strategi bisnis baru untuk untuk menghadapi perkembangan teknologi terbaru ini. 8. Live Chat dan Video Teknologi live chat dan video streaming seperti Youtube sudah lama mempengaruhi strategi bisnis para pebisnis online. Live chat mempermudah pelanggan berinteraksi dengan admin toko yang diinginkannya. Dengan teknologi live chat ini pula pemilik toko bisa memastikan pelanggannya mendapatkan layanan yang baik sampai barang yang diinginkannya terbeli. Sementara teknologi live streaming video atau unggahan video youtube telah mempermudah para pebisnis melakukan kampanye branding produknya. Mereka tidak perlu membayar iklan di televisi. Cukup dengan membuat akun youtube, mereka bisa mempublikasikan sendiri produk-produknya dan menjadi lebih intim berinteraksi dengan customernya. Hal ini segera menggeser fungsi televisi yang dulunya dianggap sebagai tempat beriklan dan media hiburan paling efektif. Langkah Menghadapi Perkembangan Teknologi Terbaru Tak bisa dihindari, perkembangan teknologi terbaru akan mengubah perilaku dan preferensi semua orang. Dan seperti biasa, akan banyak yang diuntungkan oleh perubahan serta akan banyak pula orang yang anti-pati pada perubahan, sehingga mereka kadaluwarsa dan sirna dimakan zaman. Maka dari itu kawan, kita harus melihat perubahan sebagai sebuah kesempatan dan tentunya haris sigap menyesuaikan diri terhadapnya. Dengan menjadi adaptif, perubahan akan mendorong kita ke tempat yang lebih baik seperti di lagu Winds of Change-nya Scorpion. hehe Nah, untuk kamu yang proaktif dan ingin bersiap diri lebih lanjut menghadapi perubahan, kamu bisa mempelajari lebih dalam cara menjalankan online bisnis di sini! Demikian informasi kali ini tentang perkembangan teknologi terbaru yang mempengaruhi strategi bisnis. Semoga bermanfaat! sumberTeknologiid - Berita gadget terbaru. Samsung Repair Mode: Servis Aman tanpa Khawatir. Hampir semua orang dari berbagai kalangan dan jenjang usia memiliki perangkat gadget atau ponsel. Tidak dapat dipungkiri bahwa smartphone sangat dibutuhkan oleh setiap orang pada e 7 Teknologi Canggih di Tahun 2017 yang Akan Lebih “Memanjakan” Manusia from Tahun 2023 adalah tahun yang luar biasa dalam teknologi. Hal ini disebabkan banyak teknologi baru yang diluncurkan dan berkembang. Salah satu teknologi yang sedang berkembang di tahun 2023 adalah teknologi yang menggunakan sistem sonar. Sistem sonar adalah teknologi yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan mengukur kedalaman air dengan menggunakan gelombang suara dengan cara mengirimkan dan menerima gelombang suara yang dikirim melalui air. Teknologi ini sangat berguna bagi kapal-kapal, pesawat, dan banyak lagi. Teknologi ini juga sangat penting untuk kegiatan militer, perikanan, navigasi, dan banyak lagi. Ini adalah teknologi yang sangat canggih dan telah menjadi salah satu teknologi paling penting dalam kehidupan sehari-hari. Apa Itu Sonar?Bagaimana Sonar Bekerja?Apa Manfaat dari Sonar?Bagaimana Sonar Dikembangkan?Bagaimana Cara Membuat Sonar Lebih Baik?Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Menggunakan Sonar?Apa Itu Teknologi Sonar Terbaru?Kesimpulan Apa Itu Sonar? Sonar adalah singkatan dari Sound Navigation and Ranging. Ini adalah teknologi yang digunakan untuk mengukur kedalaman air dan mendeteksi objek di dalam air dengan menggunakan gelombang suara. Sonar dapat digunakan untuk mengukur kedalaman air, mengukur jarak, mencari benda hilang, dan banyak lagi. Sonar juga dapat digunakan untuk navigasi, surveilans, dan komunikasi. Sonar dapat digunakan di laut, di darat, dan di udara. Bagaimana Sonar Bekerja? Sonar bekerja dengan mengirimkan dan menerima gelombang suara melalui air. Ketika gelombang suara mengenai objek di dalam air, ia akan mengalami refleksi. Refleksi ini akan mengirimkan sinyal balik yang dapat dideteksi oleh sonar. Sinyal ini dapat digunakan untuk mengukur kedalaman air, mencari benda hilang, dan banyak lagi. Apa Manfaat dari Sonar? Manfaat utama dari sonar adalah bahwa ia dapat digunakan untuk mendeteksi dan mengukur kedalaman air dengan sangat akurat. Ini sangat berguna bagi kapal-kapal, pesawat, dan banyak lagi. Sonar juga sangat berguna untuk kegiatan militer, perikanan, navigasi, dan banyak lagi. Sonar juga dapat digunakan untuk mencari benda hilang di dalam air. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk navigasi, surveilans, dan komunikasi. Bagaimana Sonar Dikembangkan? Sonar telah berkembang dengan pesat sejak ditemukannya. Pada awalnya, sonar hanya digunakan untuk mendeteksi dan mengukur kedalaman air. Namun, teknologi ini telah berkembang dengan pesat dan kini dapat digunakan untuk banyak hal, termasuk navigasi, surveilans, dan komunikasi. Selain itu, teknologi ini juga telah berkembang dengan pesat dan telah menjadi salah satu teknologi paling penting dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana Cara Membuat Sonar Lebih Baik? Untuk membuat sonar lebih baik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, sonar harus dirancang dengan baik agar dapat mendeteksi benda-benda di dalam air dengan akurasi yang tinggi. Kedua, teknologi sonar harus ditingkatkan dengan menggunakan algoritma yang lebih canggih. Ketiga, sistem sonar harus didesain dengan baik agar dapat bekerja dengan baik di berbagai kondisi. Keempat, perangkat sonar harus memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan. Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Menggunakan Sonar? Ketika menggunakan sonar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, perangkat sonar harus dirancang dengan baik agar dapat mendeteksi benda-benda di dalam air dengan akurasi yang tinggi. Kedua, teknologi sonar harus ditingkatkan dengan menggunakan algoritma yang lebih canggih. Ketiga, sonar harus didesain dengan baik agar dapat bekerja dengan baik di berbagai kondisi. Keempat, perangkat sonar harus memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan. Apa Itu Teknologi Sonar Terbaru? Tahun 2023 adalah tahun yang luar biasa dalam teknologi. Hal ini disebabkan banyak teknologi baru yang telah diperkenalkan. Salah satu teknologi yang sedang berkembang adalah teknologi sonar terbaru. Teknologi ini menggunakan sistem sonar untuk mendeteksi dan mengukur kedalaman air dengan menggunakan gelombang suara, dan telah mengalami peningkatan yang luar biasa dalam hal akurasi, kecepatan, dan efisiensi. Teknologi ini juga menggunakan algoritma yang lebih canggih untuk mengoptimalkan hasil deteksi. Kesimpulan Teknologi yang menggunakan sistem sonar telah menjadi salah satu teknologi paling penting dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi ini telah berkembang dengan pesat dan telah mengalami peningkatan yang luar biasa dalam hal akurasi, kecepatan, dan efisiensi. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi dan mengukur kedalaman air, mencari benda hilang, navigasi, surveilans, dan komunikasi. Dengan demikian, teknologi ini akan terus berkembang di tahun 2023 dan di masa depan. Diantaranyaadalah membuka lapangan kerja baru, mempermudah komunikasi, mempermudah proses jual-beli, membantu memperluas wawasan, sumber informasi, sebagai hiburan dan lainnya. Teknologi banyak macamnya, yaitu teknologi transportasi, teknologi komunikasi, teknologi informasi, teknologi medis, teknologi pendidikan dan teknologi konstruksi.
Oleh Damar Juniarto* There is no return to normal, the new “normal“ will have to be constructed on the ruins of our old lives, or we will find ourselves in a new barbarism whose signs are already clearly discernible. Slavoj Žižek, 2020 FILSUF Slovenia Slavoj Žižek secara lugas menulis dalam buku terbarunya Pandemic! Covid-19 Shakes the World 2020 bahwa tidak ada jalan lain selain bersiap memasuki normal yang menafikan kemungkinan kita bisa kembali ke situasi normal. Dalam buku tersebut, Žižek mengusulkan agar segera membangun kenormalan baru di atas puing-puing kehidupan yang lama atau kita harus bersiap menghadapi barbarisme baru. Tentu pernyataan Žižek itu mengundang reaksi pro-kontra. Reaksi pro-kontra juga terjadi ketika pada 7 Mei 2020, Presiden Joko Widodo menyerukan masyarakat harus bisa berdamai dengan Covid-19 sampai vaksin ditemukan. Caranya, dengan beraktivitas normal dengan catatan tetap mengikuti aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB. Pandemi Covid-19 memberi dampak luar biasa pada kehidupan manusia secara global. Aktivitas normal hampir bisa dipastikan tidak terjadi di banyak sektor kehidupan. Hal ini terjadi di banyak tempat; tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga hingga di pelosok desa. Baca juga Normal Baru dan Transformasi Abnormalitas Semisal yang terjadi di Indonesia. Saat situasi normal, pelajar dan mahasiswa bisa berangkat sekolah dan kuliah, tapi kini harus menjalani program sekolah/kuliah dari rumah. Banyak mata pelajaran diajarkan dan diuji secara daring, terutama pada sekolah dan kampus di kota-kota besar. Sementara di tempat-tempat yang tidak terjangkau teknologi digital, guru mendatangi rumah siswa satu demi satu demi mengejar pendidikan yang harus diterima siswa. Saat situasi normal, umat beragama bisa beribadah di tempat-tempat sembahyang dan merayakan hari penting keagamaan. Namun pada Paskah bagi umat Kristiani, Waisak bagi umat Buddha, dan Idul Fitri bagi umat Islam tahun ini kita menjalani ibadah di rumah. Peribadatan dilakukan secara daring, disiarkan lewat internet streaming di platform video berbagi atau media sosial. Meski di banyak tempat, terutama di wilayah Indonesia bagian Timur, peribadatan bisa dilangsungkan lewat media komunikasi seperti televisi dan radio, dengan penayangan khusus siaran langsung dari tempat peribadatan. Saat situasi normal, para pekerja bisa mencari nafkah seperti biasa, tetapi kini menjalaninya justru dari rumah, bukan di kantor. Sedang yang bekerja di pabrik, dimodifikasi dengan datang secara bergilir. Contoh situasi-situasi tadi hanya gambaran bagaimana perubahan ekstrem terjadi di hampir semua sektor kehidupan. Saat ini, semua harus dilakukan dengan cara yang tidak seperti biasanya, malah dapat dikatakan secara abnormal, meskipun dapat dikatakan tidak semuanya baru. Mobilitas berkurang, tapi tidak semua Semasa pandemi Covid-19 ini, perusahaan teknologi digital Google merilis Covid-19 Community Mobility Report yang dapat diakses secara daring dan secara berkala dimutakhirkan. Laporan ini membantu memetakan persentase mobilitas warga berdasarkan amatan dari citra dan teknologi yang digunakan dalam produk Google Maps. Dalam laporan 13 Mei 2020, disimpulkan di Indonesia terjadi penurunan mobilitas di sektor transportasi publik minus 54 persen di bawah paduk, sektor ritel dan rekreasi seperti aktivitas di kafe, tempat rekreasi, restoran, tercatat minus 37 persen di bawah paduk, sedangkan di sektor perkantoran minus 34 persen di bawah paduk, meskipun tercatat ada ketidakstabilan grafik mobilitas akibat masih simpang siur kebijakan soal bekerja di rumah. Sajian data dari Google bisa dipilah berdasarkan sejumlah provinsi di Indonesia dan dilihat grafiknya mobilitasnya sejak Covid-19 merebak di awal Maret 2020. Baca juga Jokowi Kita Ingin Masuk ke Normal Baru dengan Kedisiplinan Lebih Kuat Dari data mobilitas warga provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat terlihat sejumlah informasi menarik. Berdasarkan laporan 13 Mei 2020, aktivitas warga Jawa Barat ke pusat perbelanjaan dan pasar untuk membeli kebutuhan pangan hanya turun 6 persen dari paduk. Hampir seperti situasi normal dan bahkan pada masa tertentu di sekitar April 2020, terlihat tidak ada perbedaan mobilitas dibandingkan dengan masa sebelum pandemi Covid-19. Kontras dengan mobilitas warga Jakarta yang merosot jauh di segala sektor. Di sektor transportasi publik, mobilitas merata minus 63 persen dari paduk sejak Maret sampai Mei 2020. Bahkan mobilitas mobil di parkiran anjlok minus 94 persen. Problem parkir di ibukota yang biasanya kerap menjadi pembicaraan di media dan warga kini jarang dipersoalkan. Kumpulan data dari Google tersebut penting untuk ditelaah ketika hendak membahas situasi seperti apa yang terjadi saat ini dan nanti. Pada 21 Mei 2020, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 973 orang sehingga totalnya menjadi Sedangkan pasien sembuh menjadi setelah ada penambahan 263 orang dan kasus meninggal menjadi dengan penambahan 36 orang. Terus meningkatnya grafik pasien dengan Covid-19 menjauhkan jawaban bahwa kita bisa segera kembali ke situasi normal segera. Apalagi menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO hingga akhir tahun 2021, diperkirakan vaksin Covid-19 belum akan tersedia. Baca juga Protokol New Normal, Penjual di Mal Wajib Pakai Masker, Face Shield, dan Sarung Tangan Oleh karena itu, ada situasi baru yang harus diantisipasi. Selama ini ada tiga skenario yang mungkin terjadi terhadap pandemi Covid-19 di Indonesia. Pertama, skenario New Normal dengan beberapa indikator sebagai berikut a. Epidemi Pemerintah berhasil mengendalikan virus dalam waktu 2-3 bulan, dengan puncaknya pada akhir April dan jumlah kasus menurun secara signifikan pada Juni 2020. Pembatasan fisik tetap dilaksanakan namun dengan kebijakan terbatas. Jumlah kasus infeksi COVID-19 diestimasi mencapai kasus. b. Ekonomi Kebijakan dari pemerintah dapat mencegah kerusakan struktural pada ekonomi; ekonomi Indonesia berhasil rebound ke level dan momentum sebelum krisis dengan level pertumbuhan PDB menurun sedikit ke level sekitar 3-4 persen. c. Bisnis Ada sedikit gangguan dalam rantai pasokan, tetapi sebagian besar bisnis masih berjalan dengan cara kerja baru new normal. Pemutusan Hubungan Kerja PHK dan kebangkrutan hanya terjadi pada sektor yang sangat terpengaruh. Kedua, skenario Disorder dengan indikator sebagai berikut a. Epidemi Virus baru berhasil dikendalikan oleh pemerintah dalam waktu 4-6 bulan, tetapi pembatasan sosial harus berlanjut selama beberapa bulan setelahnya untuk mencegah kambuhnya virus. Jumlah kasus infeksi Covid-19 mencapai atau melewati kasus. b. Ekonomi Kemerosotan konsumsi karena kebijakan karantina. Kebijakan pemerintah melalui beberapa paket stimulus ekonomi membuat krisis perbankan dapat dihindari, tetapi dikhawatirkan banyak bisnis yang sudah atau hampir bangkrut dan terpaksa mem-PHK karyawannya. Pertumbuhan PDB dikhawatirkan menurun ke sekitar angka 0–3 persen. c. Bisnis Rantai pasokan perusahaan semakin terganggu, cash buffer days sebagian perusahaan diestimasi pada posisi 50 persen penghalusan dari jumlah sebelum krisis. Ketiga, skenario Survival dengan indikator sebagai berikut a. Epidemi Pemerintah gagal mengendalikan penyebaran virus untuk jangka waktu yang lama lebih dari 6 bulan menyebabkan eskalasi pandemi hingga akhir tahun atau lebih, kemungkinan sampai vaksin tersedia dan dalam jumlah yang cukup. Jumlah kasus infeksi Covid-19 diprediksi mencapai lebih dari kasus. b. Ekonomi Kebijakan moneter dan fiskal dikhawatirkan tidak dapat memengaruhi dampak penuh dari kebangkrutan yang meluas dan tingkat pengangguran yang masif. Terdapat potensi krisis di industri keuangan dan perbankan. Selain itu, pertumbuhan PDB bisa minus, sesuai prediksi Kementerian Keuangan yang menyebut pada skenario terberat perekonomian dapat menyentuh minus 0,4 persen. c. Bisnis Terhentinya kegiatan produksi industri karena tidak didapatkan bahan baku alternatif, harga komoditas, pembangunan infrastruktur, dan cash buffer days perusahaan sudah terpengaruh secara ekstrim. Situasi baru tersebut, yang lebih tepat dinamakan “penormalan baru” - upaya untuk menormalkan segala hal yang baru, tidak terelakkan. Sejumlah hal baru selama pandemi Covid-19 terkait dengan masifnya pemanfaatan teknologi digital untuk menopang aktivitas masyarakat selama masa PSBB atau lockdown di sejumlah negara. Teknologi Informasi yang selama ini digunakan masyarakat untuk mendapatkan dan mengelola informasi adalah kebutuhan utama dalam menghadapi penormalan baru ini. Terlebih lagi, sebelumnya masyarakat sudah mengenal dengan pola kerja dari rumah work from home yang membutuhkan internet dengan kecepatan tinggi dan segala kemudahan lainnya. Bukan disrupsi, tapi normal baru Analisa terperinci dalam laporan We Are Social April 2020 yang ditulis Simon Kemp pada 23 April 2020 menarik untuk disimak. Simon Kemp menulis data dari Global Web Index mengungkapkan bahwa orang-orang di seluruh dunia telah menghabiskan lebih banyak waktu pada perangkat digital mereka sebagai akibat pandemi Covid-19. Lebih dari tiga perempat sebanyak 76 persen dari pengguna internet berusia antara 16 dan 64 di negara-negara yang disurvei mengatakan mereka telah menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan ponsel pintar mereka dalam beberapa pekan terakhir dibandingkan dengan perilaku sebelum lockdown. Banyak orang mengatakan bahwa mereka mengharapkan kebiasaan baru mereka berlanjut setelah wabah Covid-19 berlalu. Satu dari lima pengguna internet mengatakan mereka berharap untuk terus menonton lebih banyak konten pada layanan streaming, dan satu dari tujuh 15 persen mengatakan mereka berharap untuk terus menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan media sosial. Beberapa 'kebiasaan baru' ini murni hasil dari peningkatan waktu luang yang tiba-tiba muncul karena keharusan masyarakat untuk tinggal di dalam dari App Annie menunjukkan bahwa jumlah waktu yang dihabiskan orang menggunakan perangkat seluler selama tiga bulan pertama pada tahun 2020 meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. App Annie juga melaporkan bahwa di China - negara pertama yang memberlakukan lockdown untuk menahan penyebaran virus korona - pengguna seluler menghabiskan rata-rata 5 jam per hari menggunakan aplikasi ponsel di tiga bulan pertama tahun 2020, mewakili peningkatan 30 persen dibandingkan ke level yang terlihat pada awal 2019. Di Italia terjadi pola yang sama, dengan pengguna menghabiskan lebih dari 10 persen lebih banyak waktu di aplikasi ponsel di seluruh kuartal pertama 2020. Sementara itu, data dari Statcounter pada Maret 2020 menunjukkan bahwa perangkat seluler menyumbang lebih banyak lalu lintas situs web secara global dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu. Data terbaru ini juga mengungkapkan bahwa 52 persen permintaan halaman situsweb pada bulan Maret 2020 berasal dari ponsel, mewakili peningkatan relatif lebih dari 6 persen dibandingkan dengan 48,9 persen yang dilaporkan pada Maret 2019. Secara kontras, akses lalu lintas situsweb dengan komputer turun dari 47 persen pada Maret 2019 menjadi 45,3 persen pada Maret 2020. Namun kenaikan konsumsi dari aktivitas digital dan lalu lintas situs web secara global berimbas di banyak negara pada penurunan kecepatan unduhan rata-rata untuk koneksi internet lewat ponsel dan jaringan kabel yang terjadi antara Februari dan Maret 2020. Imbas paling signifikan terlihat pada kenaikan drastis kunjungan pada situ sweb e-commerce. Data terbaru dari Alexa untuk peringkat situs web top dunia menunjukkan bahwa situs web e-commerce saat ini menempati 6 dari 20 tempat teratas. Mengapa kenormalan baru berbeda dengan disrupsi, kata yang selama ini erat dikaitkan dengan kebangkitan industri teknologi digital Salah satu alasannya karena ada penurunan pemasukan pada bisnis digital yang bergerak di ride-hailing, pemesanan tiket transportasi, travel dan liburan, seiring dengan penerapan kebijakan PSBB dan lockdown. Namun data resmi dari perusahaan-perusahaan teknologi digital terkait belum bisa diperoleh dan disajikan. Kontradiksi dan tantangan di Indonesia Melihat ketergantungan kehidupan masyarakat selama masa pandemi Covid-19 pada teknologi digital dan tampak akan terus berlanjut pada kenormalan baru pasca krisis Covid-19, maka secara ideal dibutuhkan sejumlah kondisi yang menjamin hak-hak digital warga. Dalam hal akses informasi, idealnya tersedia akses untuk semua. Yang dimaksud dengan akses untuk semua adalah setiap warga mampu mengakses dan menggunakan teknologi digital. Namun faktanya di Indonesia, negara pengguna internet kelima tertinggi di dunia, menurut Survei APJII 2019 jumlah pengguna Internet mencapai sekitar 171,17 juta atau 64,8 persen dari total populasi Indonesia sebanyak 264 juta jiwa penduduk. Sisanya adalah warga Indonesia yang tidak memiliki akses informasi terhadap teknologi digital. Data Kemkominfo 2018 menunjukkan bahwa pengguna Internet Indonesia 72,41 persen berada di daerah perkotaan. Warga di Pulau Jawa terpapar internet 57,70 persen, sedangkan yang terendah, Bali-Nusa 5,63 persen dan Maluku-Papua 2,49 persen. Menilik dari kualitas jaringan 4G yang tersedia, juga terlihat ada ketimpangan yang cukup merisaukan. Temuan dari OpenSignal, perusahaan swasta yang khusus memetakan cakupan nirkabel secara global, menunjukkan ada kesenjangan konektivitas antara wilayah perkotaan yang padat penduduknya dengan daerah pedesaan berpenduduk jarang. OpenSignal menggunakan data sensus dari Badan Pusat Statistik BPS untuk mengklasifikasikan kabupaten dan kota ke dalam lima kategori berbeda, berdasarkan kepadatan penduduk. Kategori pertama satu hingga 50 orang per kilometer persegi. Kategori kedua, 50-100 orang per kilometer persegi. Kategori ketiga, 100-300 orang per kilomter persegi. Kategori keempat, orang per kilometer persegi. Terakhir, lebih dari orang per kilometer persegi. OpenSignal menemukan bahwa sementara pengguna di daerah berpenduduk padat kategori kelima dapat terhubung ke layanan 4G hingga 89,7 persen dari waktu, pengguna di daerah berpenduduk paling jarang kategori pertama dapat terhubung ke sinyal 4G hanya 76 persen dari waktu – selisih 13 persen. Ketika OpenSignal memeriksa waktu yang dihabiskan pengguna yang terhubung ke semua jaringan data seluler gabungan layanan 3G dan 4G, perbedaan ini berkurang tetapi tetap ada. Ketersediaan 3G/4G turun 10,3 persen dari 96,3 persen di daerah berpenduduk padat kategori lima menjadi 86 persen di daerah berpenduduk jarang kategori pertama. Kesenjangan digital bukan hanya perkara pemerataan internet semata. Riset World Wide Web Foundation 2015 menunjukkan ketimpangan akses juga dialami oleh perempuan. Di kalangan kelas sosial bawah di perkotaan, hanya 20 persen perempuan Indonesia yang dapat menikmati akses internet, itupun dengan ponsel pinjaman dari suami. Bila warga yang tidak beruntung ini the underprivileged people tidak mampu mengakses informasi dengan teknologi digital selama pandemi Covid-19 dan nanti saat normal baru, maka sama saja dengan meninggalkan mereka untuk terperosok ke jurang terdalam dan mati perlahan tidak ditolong karena terkena virus korona. Dalam hal demokrasi digital, idealnya di ranah daring tercipta percakapan yang setara bagi semua warga. Namun dengan masih terjadinya polarisasi komunikasi yang terkait dengan tribalisme politik sehingga muncul kubu-kubu antara yang sepakat lockdown dan menentang lockdown. Antara yang mengedepankan ekonomi dan kesehatan, dan penggelontoran opini dengan pengerahan pendengung dan manipulasi platform dan informasi, iklim demokrasi yang mengemukakan cara berkomunikasi yang beradab tidak terbentuk. Dalam hal keamanan, idealnya warga bebas dari ancaman dan rasa takut. Namun kenyataannya warga dibayang-bayangi oleh praktik mass-surveillance, baik itu terkait kesehatan Covid-19 dengan pemantauan contact tracing lewat aplikasi dan digital fencing, yang diselenggarakan negara dan non-negara. Selain itu, ada patroli siber yang dilakukan oleh aparat negara untuk memantau pelanggaran pidana. Acuan dari patroli siber ini adalah Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1100/IV/ yang ditandatangani Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo tertanggal 4 April 2020. Surat telegram tersebut dibuat dalam rangka penanganan perkara dan pedoman pelaksanaan tugas selama masa pencegahan penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan tugas fungsi reskrim terkait perkembangan situasi serta opini di ruang siber dan pelaksanaan hukum tindak pidana siber. Berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia sampai 14 Mei 2020, terdapat 103 kasus pemidanaan selama Covid-19. Polda Metro Jaya menangani 14 kasus. Polda Jawa Timur 12 kasus, Polda Riau 9 kasus, Polda Jawa Barat 7 kasus, serta Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim 6 kasus. Sisanya 55 kasus ditangani oleh jajaran kepolisian daerah. Organisasi regional yang fokus memperjuangkan hak-hak digital di Asia Tenggara Southeast Asia Freedom of Expression Network/SAFEnet menilai dalam penerapannya pemidanaan selama masa Covid-19 kontraproduktif. Terutama bila melihat 46 kasus yang terdokumentasi. Banyak upaya hukum yang dilakukan atas dasar memberikan keadilan punitif agar menimbulkan efek jera. Meski sebenarnya dalam perspektif SAFEnet, yang lebih baik didorong adalah keadilan restoratif dalam bentuk pembinaan dan pemberian informasi yang mendidik mengenai kondisi Covid-19. Selain itu, warga selama ini cemas atas terjadinya praktik peretasan digital digital breach yang terjadi belakangan. Peretasan data dan peretasan perangkat terjadi, baik kepada perusahaan-perusahaan digital seperti Tokopedia, Bhineka, Bukalapak dan kepada sejumlah warga yang menggunakan aplikasi pengirim pesan WhatsApp memperlihatkan aspek kerentanan yang perlu segera dimitigasi oleh semua pihak terkait. Sejumlah rekomendasi Untuk mengatasi tantangan-tantangan dan menjadi persoalan serius bila tidak kunjung diatasi, setidaknya ada sejumlah rekomendasi yang ditujukan kepada negara, pihak swasta, dan warga untuk diajukan. Rekomendasi kepada Negara Akses Informasi• Negara mengalokasi anggaran dan membangun BTS terutama di jaringan infrastuktur Palapa Ring Timur.• Negara membuat kebijakan dan anggaran bagi warga yang kurang beruntung. Demokrasi• Negara perlu memastikan proses komunikasi politik berlangsung dua arah di daring.• Kebijakan yang dibuat perlu tetap memperhatikan masukan dari masyarakat. Keamanan• Negara mengedepankan kebijakan keadilan restoratif daripada keadilan punitif.• Negara mengeluarkan UU yang melindungi hak-hak digital atas privasi dan keamanan Rekomendasi kepada Pihak Swasta Akses Informasi• Perusahaan telekomunikasi memastikan kebutuhan bandwith international memadai dengan memperbesar kapasitas.• Perusahaan teknologi dan content provider menurunkan bitrate sehingga beban kapasitas tidak membengkak• Perusahaan teknologi membuat akses point lokal CDN dan layanan berbasis server lokal untuk mengurangi beban international bandwith. DemokrasiPihak perusahaan teknologi terlibat aktif mengurangi manipulasi informasi dan platform KeamananPihak swasta meningkatkan keamanan bagi pengguna dari ancaman peretasan dan pemanfaatan data pribadi yang ilegal. Rekomenasi kepada warga Akses Informasi• Warga secara mandiri menyediakan internet di daerah yang minim infrastruktur digital• Memperkuat solidaritas bagi warga yang kurang beruntung Demokrasi• Warga menumbuhkan percakapan yang beradab• Warga belajar literasi digital untuk memilah informasi akurat• Warga meruntuhkan kubu-kubu yang ada di platform media sosial karena tidak menumbuhkan iklim demokratis KeamananLiterasi keamanan digital agar warga belajar untuk meningkatkan keamanan digital diri sendiri lewat pelatihan dan peningkatan kapasitas diri. * Damar Juniarto, Penulis adalah Direktur Eksekutif SAFEnet/Southeast Asia Freedom of Expression Network, alumni IVLP 2018 Cyber Policy and Freedom of Expression Online, penerima YNW Marketeer 2018 kategori Netizen Award. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Saatini, muncul banyak lapangan pekerjaan baru yang dihasilkan berkat adanya perkembangan teknologi informasi dan juga komunikasi, yaitu online shop dan juga bisnis online. Hal ini menggeser kedigdayaan penjualan barang melalu toko fisik, karena dianggap lebih murah, praktis dan juga lebih efisien dari segi pemasaran produknya.Salahsatu teknologi terbaru yang saat ini digunakan adalah Solid State Drive (SSD), teknologi ini merupakan pengganti storage berbasis harddisk piringan yang beberapa tahun lalu lazim digunakan untuk membuat web hosting. Ada banyak sekali keuntungan jika Anda menggunakan web hosting berbasis SSD.
JakartA Di antara negara-negara ASEAN, Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah populasi terbesar. Indonesia juga diharapkan menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi digital terbesar di dunia pada tahun 2025. Pandemi Covid-19 telah mempercepat peralihan layanan digital lebih dari yang diharapkan, mendorong berkembangnya sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia untuk memimpin pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022. Menurut proyeksi Badan Kebijakan Fiskal BKF, sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi akan mengalami pertumbuhan sebanyak 9,8 hingga 10,3 persen pada tahun 2022. Pada tahun mendatang, internet dan teknologi akan lebih berpengaruh daripada saat ini. Teknologi digital secara mendasar telah mengubah tatanan hidup, mengurangi jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas dan bahkan mengubah cara kita berinteraksi dengan sesama. “Pada tahun 2021, perekonomian digital mencapai titik tertinggi sepanjang masa meskipun berada di masa pandemi. Ketika perusahaan mempercepat perkembangan digital mereka untuk menjangkau pelanggan, dapat dipastikan bahwa perusahaan dan pelanggan terus mengikuti perkembangan, merasakan pengalaman dengan jenama, melakukan transaksi, dan menghasilkan pendapatan dalam perekonomian digital saat ini,” ucap Surung Sinamo, Country Manager F5 Indonesia. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Berikut adalah rangkuman beberapa prediksi teknologi terbaik untuk tahun 2022 versi F5 Networks 1. Layanan seluler Google, Temasek, dan Bain & Company baru-baru ini melaporkan bahwa Indonesia merupakan pusat ekonomi digital terbesar di dunia dan memiliki potensi untuk berkembang melalui penggunaan layanan digital. Seiring dengan akselerasi jaringan 5G di negara ini, berbagai peluang bisnis akan muncul, termasuk adopsi digital yang lebih luas dan pengembangan infrastruktur teknologi yang lebih kuat. Kenyamanan layanan seluler dan bangkitnya hiburan, khususnya melalui perangkat seluler, akan mendorong pertumbuhan jaringan 5G lebih cepat. Pada bulan Juni tahun 2021 lalu, Telkomsel telah meluncurkan layanan jaringan 5G komersial pertama kalinya di beberapa kota seperti Balikpapan, Medan dan Surakarta, dan memperluas layanannya ke lima kota lainnya. Perusahaan telekomunikasi lain seperti Indosat Ooredoo juga telah memiliki jaringan 5G di lima kota di Indonesia. Di beberapa lokasi saat ini, jaringan 5G sudah beroperasi selama beberapa bulan dan sebagai hasilnya, layanan seluler akan mulai menjangkau lebih banyak pengguna. Kehadiran telepon seluler/smartphone yang ada di mana-mana telah menjadi salah satu equalizer, yang memampukan layanan yang sebelumnya mustahil dilakukan. Jaringan 5G memiliki banyak manfaat yang diinginkan, termasuk latency yang lebih rendah, sehingga memudahkan sistem untuk bereaksi dengan cepat terhadap perubahan; jangkauan jaringan yang lebih kuat terutama di dalam ruangan; dan peningkatan throughput yang akan membuat sinyal streaming akan semakin andal. Dalam waktu dekat, jaringan 5G di Indonesia akan menjadi daya pemulihan ekonomi, membuka jalan untuk memberdayakan usaha kecil dan menengah, mendidik talenta digital, dan memungkinkan perkembangan smart city. 2. Keamanan E-commerce Transaksi digital dan e-commerce akan mengalami lonjakan besar, berkat kenyamanan, keamanan, dan fleksibilitas yang ditawarkan di tengah Covid-19. Saat ini terdapat lebih banyak peluang bagi konsumen untuk melakukan pembelian melalui perangkat mereka, dan hal ini diprediksi dapat mendorong transaksi digital di Indonesia mencapai USD37 miliar pada tahun 2022. Makin banyak masyarakat yang sudah menggunakan pembayaran digital secara rutin, terutama dengan maraknya program Buy Now, Pay Later BNPL, yang memunculkan kebutuhan akan keamanan transaksi secara daring. Dengan demikian, bank pun akan meningkatkan fokus mereka pada keamanan e-commerce untuk meminimalisir hacker dan penjahat dunia maya. 3. AI dan Cloud Computing Kombinasi jaringan 5G dan AI juga akan berperan dalam mengubah cara hidup dan cara kerja masyarakat Indonesia. Salah satu dampak yang paling signifikan akan terjadi di bidang pengembangan perangkat lunak. Di tahun 2022, pengembangan perangkat lunak yang didukung AI akan dilakukan, sehingga terdapat pergantian tenaga manusia dengan tenaga mesin secara otomatis. Pergeseran ini akan menghasilkan produk perangkat lunak yang lebih cepat, lebih baik, dan dapat diandalkan. Di dunia bisnis, penyimpanan daring cloud akan terus berkembang melalui solusi khusus. Solusi ini akan memungkinkan cloud menjadi solusi transformasi gudang, restoran, toko ritel, dan masih banyak lagi. Mereka akan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk memanfaatkan teknologi terbaru seperti augmented reality AR, virtual reality VR, dan machine learning ML. “Dengan munculnya teknologi, perusahaan lebih rentan terhadap pembobolan keamanan. Alat, keahlian, proses Teknologi Informasi, dan kemampuan analitik mereka perlu ditingkatkan melalui penggunaan AI dan manajemen cloud,” tambah Surung. Cloud computing juga akan memainkan peranan besar dalam membantu semua data yang tersedia dari perangkat digital yang jumlahnya terus bertambah untuk menjadi lebih mudah dipahami. Di sinilah edge computing berperan. Edge computing terjadi secara lokal dan bukan pada server jarak jauh. Sebaliknya, edge computing memproses data dari asalnya. Semua pemrosesan dilakukan sebelum data melewati jaringan untuk kembali ke level cloud. 4. Kripto dan NFT Cryptocurrency dan non-fungible tokens NFT akan terus tumbuh menjadi lebih populer. Aset digital ini berpotensi merubah bisnis dan ekonomi tradisional. Di tahun 2022, kita dapat berharap untuk melihat penggunaan teknologi ini secara lebih luas ketika bisnis dan individu mulai mengeksplorasi kemampuan mereka. NFT telah menarik perhatian seniman dan kolektor Indonesia. Dalam sebuah langkah yang menandai revolusi berbasis blockchain untuk domain seni dan budaya lokal, bursa cryptocurrency Indonesia seperti Tokocrypto telah menciptakan TokoMall, pasar token NFT multi-kategori pertama di Indonesia. Masyarakat Indonesia telah meningkatkan pengeluaran dan frekuensi penggunaan ekonomi internet, dan perubahan ini diperkirakan akan menjadi permanen. Berdasarkan Riset Google di Indonesia, 80 persen pengguna internet setidaknya pernah melakukan satu kali pembelian daring. Sembari memasuki dekade digital, pemanfaatan kemampuan teknologi ini untuk keuntungan kita sama pentingnya dengan seperti pemanfaatan AI dan keamanan digital. Lebih dari dua tahun sejak pandemi dimulai, penggunaan layanan digital tetap kuat dan diproyeksikan akan terus tangguh dengan layanan seluler, artificial intelligence dan cloud, serta cryptocurrency dan NFT. Unduhfoto Teknologi Baru Membuat Hidup Saya Lebih Mudah ini sekarang. Dan cari lebih banyak gambar stok bebas royalti yang menampilkan Anggaran belanja foto yang tersedia untuk diunduh dengan cepat dan mudah di perpustakaan iStock.