Pada sebagian kasus, pemeriksaan fisik saja sudah cukup untuk menentukan penyebab pingsan. Namun, pada kasus lain, pemeriksaan penunjang di bawah ini diperlukan untuk memastikan penyebab pingsan: Tes darah, untuk memeriksa keseimbangan kadar gula darah dan anemia; Elektrokardiogram (EKG), untuk melihat aktivitas listrik di jantung
Akan tetapi, apabila demam terjadi ketika tengah malam, ibu dan ayah pastinya sangat cemas. Terlebih dengan rasa tidak nyaman yang tentu saja membuat Si Kecil rewel dan menangis. Baca juga: Ini 2 Jenis Demam Anak dan Cara Penanganannya. Sebenarnya, demam menunjukkan sebuah upaya yang dilakukan tubuh untuk merespons infeksi yang sedang menyerang. Padahal saat demam, tubuh perlu kompres panas sebagai sinyal kepada otak untuk menurunkan suhu tubuh. Suhu tubuh normal manusia adalah sekitar 37-37,5 derajat Celsius. Ketika berada di atas itu, sudah masuk dalam kategori demam. Sebelum minum obat, memberikan kompres bisa jadi salah satu cara membuat tubuh lebih nyaman.Kondisi kram otot sendiri merupakan kontraksi atau menegangnya otot dengan kuat dan secara tiba - tiba. Pada saat tubuh demam, biasanya akan terjadi dehidrasi karena pengeluaran cairan melalui kulit ( pengupan ). Sedangkan dehidrasi merupakan salah satu penyebab ketidak seimbangan elektrolit. Dua masalah ini merupakan salah satu penyebab dari
adanya kaku pada leher. bayi/ anak tidak mau menyusu sama sekali. adanya gejala seperti muntah yg sering dan berlebih pada anak. Beberapa hal sederhana untuk anda lakukan dirumah, supaya telapak kaki dan tangan anak anda terjaga kehangatannya, anda dapat melakukan hal seperti berikut : hindari membungkus bayi/ anak dengan kain yg terlalu tebal.